22 Februari 2024

Dimensi.id-Di tengah-tengah viralnya lagu berjudul Aisyah Istri Rasulullah, banyak orang yang mengcover lagu tersebut dari penyanyi ibu kota sampai selebgram, termasuk juga seorang YouTuber asal Medan yang justru harus mendekam di tahanan Polres Pelabuhan Belawan.

Pasalnya, aksinya di video berdurasi 30 detik itu dianggap melakukan pelecehan. YouTuber itu bernama R Hidayat alias Aleh, warga Kecamatan Medan Marelan. Dia ditahan oleh aparat kepolisian untuk mempermudah proses hukum. Dihubungi lewat telepon, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jericho Lagian Chandra menyebut kini Aleh sudah ditahan. Dikutip dari Kompas.com (16/04/20)

YouTuber berambut kribo itu disangkakan dengan Pasal 27 ayat (3) UU ITE tentang penghinaan. Dalam video yang dipermasalahkan itu, Aleh bersama 4 pemuda lainnya bernyanyi lagu “Aisyah Istri Rasululllah” diiringi gitar. Tidak ada yang aneh dalam video tersebut pada awalnya. Namun setelah beberapa detik aleh seperti kesurupan dan ketika berdiri ternyata hanya memakai celana dalam warna putih.  Hal tersebut mengundang kemarahan warga.

Miris melihat tingkah anak muda yang katanya millenial tapi ternyata masih jauh dari kata beradab, bertingkah sesuai keinginannya sendiri yang bahkan membuat sesuatu unfaedah seperti kasus aleh.

Sistem kapitalisme yang beraqidahkan sekulerisme ditopang dengan kebebasan berperilaku membuat kasus-kasus penistaan agama seperti ini marak terjadi. Wajar saja karena agama hanya dijadikan sebagai hal yang tidak perlu untuk dimasukkan dalam sistem kehidupan, sehingga kasus seperti ini dianggap hal yang biasa saja. 

Bahkan sebagian orang yang melakukan penistaan agama tidak dilakukan tindak lanjut keranah hukum, akibatnya membuat masyarakat abai dan sepele terhadap kasus seperti ini sehingga dengan mudahnya untuk membuat konten-konten unfaedah hanya untuk mendapatkan keinginan nya apalagi kalau tidak eksistensi dan materi.

Maka hal seperti ini akan terus terjadi selama tidak diterapkannya hukum yang jelas dan tegas terhadap pelaku penista agama, yang hanya bisa membuat onar ditengah masyarakat.  Dengan menerapkan aturan yang jelas dan tegas maka kasus seperti ini tidak akan terjadi lagi, untuk itu tidak ada cara lain untuk menerapakan aturan yang langsung dari Allah SWT kecuali hanya dengan sistem Khilafah,  yang pasti kemuliaan Islam pasti terjaga. Dan Islam tidak lagi menjadi bahan ejekan bagi orang-orang yang tidak tau tujuan hidupnya.

Allahu ‘Alam bishawab.[ia]

Penulis : Putri Sarlina (Aktivis Muslimah Dakwah Comunity UINSU)

Editor : Fadli

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.