22 Februari 2024

Dimensi.id-Bulan Ramadhan adalah bulan terbaik dan momentum yang tepat untuk bertaubat kepada Allah SWT. Jika kita bersungguh-sungguh mengerjakan ibadah di Bulan Ramadhan ini, Allah akan mengampuni dosa-dosa kita. Ampunan Allah kepada kita sebagai hamba diumpamakan seperti bayi yang baru lahir dan tidak mempunyai dosa sama sekali. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wassalam berikut ini :

فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ رَمَضَانَ

شَهْرٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ صِيَامَهُ وَإِنِّي سَنَنْتُ لِلْمُسْلِمِينَ قِيَامَهُ

فَمَنْ صَامَهُ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا خَرَجَ مِنْ الذُّنُوبِ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

“Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan dimana Allah Ta’ala wajibkan berpuasa dan aku sunnahkan kaum muslimin menegakkan (sholat malam). Barangsiapa berpuasa dengan iman dan mengharap ke-Ridhaan Allah Ta’ala, maka dosanya keluar seperti ibunya melahirkannya. (HR. Ahmad 1596)

Dari hadits diatas jelas dapat kita simpulkan, betapa mulianya bulan Ramadhan ini. Dimana mengalir pahala dan keberkahan ketika menjalani ibadah dalam bulan Ramadhan ini. Pada bulan inilah kesempatan kita dalam meraih pahala sebesar-besarnya dan bertaubat kepada Allah semaksimal mungkin agar dosa kita diampuni oleh Allah SWT.

Tentu banyak amalan ibadah yang dapat kita kerjakan pada bulan Ramadhan kali ini. ibadah sholat sunnah, membaca Al-Qur’an, menghafal Al-Qur’an, mentadabburi isi Al-Qur’an, dan masih banyak lagi ibadah yang dapat kita lakukan. Bahkan, apapun aktivitas baik selama bulan Ramadhan apabila diniatkan untuk beribadah kepada Allah akan berbuah pahala juga.

Contohnya saja, ketika kita memasakkan makanan untuk keluarga kita. Tentu aktivitas tersebut tidak terlihat ada kaitannya dengan ibadah. Akan tetapi, apabila aktivitas memasak tersebut kita niatkan ibadah kepada Allah dan diniatkan untuk memberi suguhan pada keluarga kita yang berpuasa, tentu akan berbuah pahala yang berlipat ganda. Karena aktivitas kita diniatkan untuk beribadah kepada Allah.

Juga banyak aktivitas-aktivitas lainnya yang terlihat sepele, namun berbuah pahala jika diniatkan untuk beribadah kepada Allah. Itu aktivitas yang terlihat tidak berkaitan dengan ibadah saja sudah banyak mengalir pahala. Apalagi aktivitas yang berkaitan dengan ibadah kepada Allah seperti berdakwah. Tentu pahalanya sangatlah besar.

Berdakwah mengajak kebaikan dan mengingatkan untuk selalu berbuat kebaikan dan juga selalu bertaubat kepada Allah selama bulan suci Ramadhan ini. Namun adanya wabah yang sedang melanda saat ini membuat kita enggan untuk keluar rumah. Akan tetapi, sebenarnya berdakwah itu pun tidak harus dengan cara keluar rumah. Bahkan, cukup dengan menggunakan handphone masing-masing kita sudah dapat berdakwah walaupun hanya melalui media sosial.

Kita cukup mudah dalam berdakwah dalam era modern sekarang ini. Jika kita mempunyai sedikit kemampuan desain ataupun mahir dalam desain, kita bisa memanfaatkan hal ini untuk berdakwah. Membuat gambar berisi quote yang mengajak dalam kebaikan. Dan juga mengingatkan agar selalu bertaubat kepada Allah SWT. Menyebar kebaikan tersebut tentu harus kita niatkan sebagai ibsdah kepada Allah. Dan semoga dengan cara tersebut, Allah mengampuni dosa-dosa kita.

Itulah cara memanfaatkan sosial media dalam era modern saat ini. Dalam berdakwah, tidak cukup hanya mengajak kebaikan saja. Akan tetapi kita hendaknya juga mengajak umat agar segera menerapkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. sekaligus menerapkannya dalam sebuah sistem negara. Karena isi Al-Qur’an tidak hanya mencakup ibadah pribadi saja, akan tetapi mencakup seluruh peraturan dan hukum negara. Dan isi Al-Qur’an juga diperjelas melalui sabda Rasulullah melalui hadits-hadits.

Sehingga Ramadhan adalah bulan yang tepat untuk mengajak umat untuk segera menerapkan seluruh isi Al-Qur’an, termasuk mengajak umat untuk segera bertaubat dari sistem kufur demokrasi. Dan juga mengajak umat untuk bertaubat dan instropeksi diri, serta mengajak umat berdoa agar virus Covid-19 segera berakhir. Dan mengganti sistem kenegaraan dengan menggunakan sistem Islam agar Allah ridho dan memberi keberkahan pada kita semua. Dan semoga Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir tanpa sistem Islam.

Wallahu A’lam

Penulis : Novida Balqis

Editor : Fadli

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.