20 Februari 2024

Dimensi.id-Beredar pemandangan yang mengharu biru antara KASAD dengan sejumlah nakes diseluruh Indonesia. Percakapan itu terjadi disebuah media sosial, dimana pada saat itu pak KASAD dan ibu melakukan wawancara dengan nakes yang menanganai covid-19. Tampak wajah keduanya tidak bisa menahan air mata dan berulang kali memberikan penghargaan secara khusus kepada nakes sebagai garda terdepan dalam menghadapi covid ini.

Ketika nakes ditanya sudah berapa lama tidak bertemu keluarga, anak, suami/istri, orang tua mereka, giliran mereka yang menumpahkan perasaannya karena dari mereka (nakes) sudah berbulan-bulan menahan rindu ingin bertemu dengan keluarganya. Mereka hanya bisa berinteraksi dengan vidio call atau sejenisnya untuk mencurahkan rasa kerinduan kepada keluarganya. Dan hanya linangan air mata yang membasahi kedua pipi mereka sebagai tanda kerinduan yang mendalam.

Tidak mudah memang bagi mereka yang bertugas digarda terdepan, karena resiko yang mereka hadapi sunggulah berat, antara positip dan negatif covid-19. Untuk itulah ketika mereka bertugas tidak diperkenankan untuk pulang kerumah, dan kalaupun pulang kerumah jaga jarak untuk tidak berinteraksi secara langsung dengan keluarga harus mereka lakukan.

Belumlah ketika mereka bertugas harus mengenakan pakaian khusus sebagai pelindung (APD), dan ini tidaklah mudah bagi mereka. Karena  aktifitas yang mereka lakukanpun terbatas ketika mengenakan APD, misalnya seperti makan dan minum tidak bisa mereka lakukan sesuka hati mereka. Sungguh sebuah pengorbanan yang luar biasa.

Sangat mengenaskan ketika diawal penyebaran covid-19, ada diantara nakes yang ditolak dan diusir dari tempat kosnya sehingga kesulitan mencari tempat tinggal. Dan akhirnya mereka harus menyewa penginapan untuk tempat beristirahat selepas mengemban tugas. Memang tugas menangani covid 19 ini adalah bukan tugas yang biasa, penyebaran virus yang cepat menjadikan mereka berada diposisi yang sulit.

Kejadian ini menggerakan gubernur DKI Jakarta untuk menyediakan tempat tinggal khusus dan kendaraan antar jemput untuk nakes. Tidak lupa disetiap kamar nakes diselipkan sebuah surat dari bapak gubernur DKI sebagai bentuk ucapan terima kasih dan penghargaan bagi nakes yang berkorban berada digarda terdepan.

Belum lama ini ada berita ditelevisi yang mengabarkan bahwa jenazah nakes korban covid-19 ditolak untuk dikuburkan dikampung halamannya. Meskipun dilakukan negoisasi agar jenazah nakes itu bisa dikuburkan, tetapi masyarakat tetap tidak mengijinkan jenazah nakes tersebut untuk dikuburkan dikampung orang tuanya, dan akhirmya jenazahpun dibawa kembali dan dikuburkan ditempat lain. Miris dengan ditolaknya jenazah nakes ini, sungguh  pengorbanan yang luar biasa seorang nakes menjadi tidak berharga dihadapan masyarakat.

Ketika khutbah wadaa, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya darahmu, hartamu dan kehormatanmu terpelihara antara sesama kamu sebagaimana terpeliharanya hari ini, bulan ini dan negerimu ini.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Cukuplah Rosulullah SAW menjadi suri tauladan bagi seorang muslim. Meskipun kekhawatiran itu ada tetapi tetap harus disikapi dengan tenang, karena segala sesuatu yang terjadi dimuka bumi ini adalah atas kehendak Allah SWT. Pengorbanan nakes seharusnya menjadikan seorang mukmin termotivasi untuk melakukan sesuatu disaat wabah seperti ini.

Bukan mencela nakes dan mengucilkannya karena kekhwatiran yang berlebihan.Tidak kalah pentingnya dalam hal ini negara seharusnya memberikan edukasi kepada masyarakat. Sehingga masyarakat tidak mengalami kekhawatiran yang berlebihan dan akhirnya panik.

Bagaimana ketika itu sistim Islam menanganani wabah, masyarakat diberikan edukasi mengenai wabah yang sedang melanda, sehingga masyarakat memahami wabah yang sebenarnya. Dengan adanya pemahaman tersebut maka masyarakat mendukung sepenuhnya penanganan negara terhadap wabah. Dan ini akan menghilangkan kekhawatiran yang berlebihan pada masyarakat terhadap wabah.

Wallahu A’laam.[ia]

Penulis : Ai Hamzah

Editor : Fadli

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.