6 Desember 2022
KTT G-20

Dimensi.id-Menjelang puncak KTT G20, tampak Presiden Joko Widodo semakin sibuk. Salah satunya, meresmikan sejumlah infrastruktur yang ada di provinsi Bali. Dikabarkan anggaran untuk proyek infrastruktur KTT G20 ini menghabiskan anggaran hingga triliunan rupiah. Khusus Bali saja, di 2022, Kementerian PUPR mengeluarkan anggaran Rp505 miliar untuk membenahi kegiatan kawasan utan Mangrove Tahura, Ngurah Rai, perservasi jalan di Nusa Dua-Jimbaran-Uluwatu, hingga penataan lanskap bundaran dekat Bundaran Bandara Ngurah Rai Venue, serta pedestrian di sekitarnya.

Banyak pihak yang berharap G-20 diharapkan memiliki peran yang besar dalam mengatasi krisis global serta menciptakan kesetaraan dan kestabilan. Negara-negara berkembang masih dalam subordinasi negara-negara kapitalis Barat. Negara-negara lemah dipaksa patuh pada perintah Barat untuk tidak melakukan proteksionisme dan dipaksa meliberalisasi perekonomian domestik, sementara di saat yang sama negara-negara maju melakukan proteksionisme terselubung terhadap lembaga keuangan dan korporasi raksasa mereka dengan dana triliunan dolar. Apakah KTT G-20 berfaedah bagi dunia? Monggo simak perspektif Indonesia Justice Monitor.

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.