7 Desember 2022
Politik Identitas

Dimensi.id-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar tak ada lagi politik identitas dan agama pada Pemilu 2024. Hal ini disampaikan Jokowi saat menyinggung tahapan pemilu yang sedang berproses di Komisi Pemilihan Umum (KPU). (https://news-detik-com.).

Apakah politik identitas yang dimaksud adalah meninggalkan agama ketika sedang melakukan aktifitas politik? Seperti halnya pandangan pemikiran sekuler yang ingin menghilangkan agama dalam kehidupan. Tentunya, tidaklah benar jika harus meninggalkan identitas sebagai muslim ketika berpolitik dan juga salah jika harus meninggalkan ajaran yang lurus dan mulia, Islam saat mengambil keputusan politik seperti yang dipahami oleh kaum sekuler yang sesat.

Dan tidaklah tepat hanya berfikir perebutan kekuasaan dalam berpolitik. Memang tidak dibenarkan menggunakan agama hanya untuk berebut kekuasaan, karena politik tidak hanya sekedar pemilihan presiden atau kekuasaan tapi lebih dari itu politik adalah segala aktifitas untuk mengurusi urusan rakyat, tentunya akan membawa pada kebaikan dengan Islam.

Berpolitik dengan meninggalkan agama, sungguh berbahaya dan hanya menghasilkan politikus busuk yang haus kekuasaan. Korupsi, dan berbagai penyimpangan tumbuh subur dalam sistem sekukar yamg ingin menghilangkan agama dalam kehidupan.

Politik adalah kotor hanya untuk kekuasaan saat peran agama dicoba dihilangkan dalam sistem sekuler. Cara halal atau haram dianggap tidak penting asalkan tujuan kekuasaan tercapai. Haus dan ambisi kekuasaan sehingga segala cara dilakukan agar kekuasaan tetap dalam genggaman.

Kebaikan hanyalah pencitraan untuk menarik simpati agar rakyat mau menjatuhkan pilihannya. Janji-janji manis serta sikap pro rakyat dengan blusukan dilakukan untuk mencari dukungan, tapi sayang semua hanyalah pencitraan dan wajah aslinya akan nampak saat mengambil kebijakan yang tidak pro rakyat, tapi oligarki setelah kekuasaan dalam genggaman.

Rakyat ditinggalkan dan tidak lagi didengarkan bahkan yang berani dan kritis dikikis habis, agar merasa aman melakukan apa saja sesuai dengan keinginan. Rakyat tidak boleh menggungat penguasa jika tidak mereka akan dikriminalkan dan ditangkap tanpa melalui proses pengadilan. Politik dalam sistem demokrasi yang tidak boleh membawa agama, sehingga boleh berbuat apa saja selama tujuan untuk berkuasa tercapai.

Sebaliknya politik itu mulia untuk mengurusi urusan rakyat saat agama melandasi aktifitas politiknya. Politik identitas dengan membawa Islam saat berpolitik akan mengubah aktifitas yang kotor menjadi mulia, karena kekuasaan bukanlah tujuan dalam Islam tapi metode agar bisa menerapkan Islam secara kaffah dalam kehidupan nyata dan agar kehidupan Islami benar-benat terwujud.

Islam datang untuk memperbaiki yang rusak, dan menjamin keadilan dan kesejahteraan untuk semua rakyat. Jika kita yakin bahwa Islam adalah agama yamg sempurna dari Al-kholik Yang Maha Sempurna, kenapa harus ragu dan menolak diatur dengan Islam secara kaffah.

Kanapa harus malu untuk menunjukkan identitas sebagai seorang muslim ketika berpolitik. Islam harus menjadi landasan kita dalam berbuat dan bertingkah termasuk juga saat berpolitik dan melakukan segala sesuatu dalam hidup ini. Jadi politik identitas adalah keharusan agar kita tidak menyimpang dan salah dalam menjatuhkan pilihan kita dalam berpolitik.

Islam akan membersihkan politik yang kotor dengan mengambil jalan yang benar sesuai dengan thoriqoh dakwah Rasul. Kekuasaan bukan tujuan namun kekuasaan hanyalah agar bisa menerapkan Islam secara kaffah dan mewujudkan kehidupan Islam dengan jihad dan dakwah.

Untuk apa kekuasaan jika setelah tercapai Islam ditinggalkan dan bahkan diframming buruk. Untuk apa kekuasaan jika aturan yang diterapkan adalah aturan kufur buatan manusia yang hanya menguntungkan segelintir orang yang mengatasnamakan rakyat.

Islam akan memunculkan sosok politikus yang baik, karena tujuan politik mereka adalah untuk mengurusi urusan rakyat. Pemimpin amanah yang takut berbuat salah, karena Allah. Merasa diawasi dalam kepemimpinannya karena kesadaran hubungannya dengan Allah SWT sangat tinggi.

Halal dan haram menjadi standar perbuatan dan hukum Syara’ menjadi landasan dalam setiap memgambil kebijakan. Sungguh, sosok pemimpin ideal yang tidak hanya menjadikan Islam sebagai identitas tapi juga tujuan dalam kepemimpinannya.

Bahkan ketika hendak memilih seorang pemimpinpun harus dilandasi Islam, tidak boleh memilih pemimin sembarangan. Semua diatur dalam ajaran Islam. Sungguh sangat berbahaya jika pemimpin yang terpilih tidak mau menerapkan Islam bahkan memusuhi Islam karena identitasnya bukan muslim tapi orang yang membenci Islam.

Seorang muslim tidak hanya pertimbangannya memenangkan kekuasaan tapi bagaimana Islam bisa tegak dimuka bumi ini dan syariatNya bisa diterapkan secara kaffah dalam kehidupan. Sungguh, indah dan berkah saat kehiduoan Islami bisa diwujudkan bukan kehidupan sekuler yang mencoba menghilangkan unsur agama dalam kehidupan, kemudian diganti dengan aturan buatan manusia yang menguntungkan segelintir orang yang berhak membuat hukum dengan mengatasnamakan rakyat.

Politik identitas adalah keharusan bagi seorang muslim agar Islam dijadikan landasan dalam mengambil keputusan politik. Islam tidak bisa dipisahkan dengan urusan kehidupan dunia, karena segala apa yang kita lakukan di dunia akan dimintai pertanggung jawaban setelah kita mati. Semua harus sesuai dengan syariatNya agar kita selamat tidak hanya untuk kehidupan dunia tapi juga kehidupan sesudahNya.

Bagaimana bisa kita sudah merasa melakukan kebaikan jika kita tidak mau diaturdengan syariatNya, termasuk juga saat melakukan aktifitas politik. Untuk apa kemenangan untuk meraih kekuasaan jika tidak bisa menerapkan Islam secara kaffah setelah meraih kekuasaan.

Apapun Strategis dan cara untuk meraih kemenangan adalah pada hakekatnya untuk tegaknya risalah Islam di muka bumi. Kemenangan sejati umat Islam bukankah kekuasaan tetapi kejayaan Islam untuk mewujudkan kehidupan Islami dengan penerapan Islam secara kaffah dalam kehidupan nyata dalam sistem Khilafah

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.