5 Oktober 2022

Penulis : Dwi Atikah

Dimensi.id-Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah menetapkan bahwa COVID-19 dapat dikategorikan sebagai sebuah pandemik. Pandemik sendiri adalah sebuah fenomena di mana sebuah penyakit menyebar luas dalam skala global.

Adanya fenomena yang terjadi dalam skala yang besar, membutuhkan upaya dan kerjasama bukan hanya dari pemerintah, tim medis, kelompok atau komunitas saja tetapi juga upaya dari seluruh masyarakat untuk ikut serta paling tidak dalam mengurangi kemungkinan penyebaran virus dengan cara lebih peduli dan sadar tindakan apa yang seharusnya diambil.

jika kasus COVID-19 terus meningkat drastis dan menyebabkan daya tampung rumah sakit dan kemampuan tenaga medis tidak lagi memadai, tentunya tidak luput dari pentingnya peran serta masyarakat.

Mengenai sejumlah daerah yang mulai melakukan karantina wilayah, pentingnya komunikasi publik secara baik. Oleh sebab itu dibutuhkan kepiawaian dari setiap kepala daerah yang bertanggung jawab atas masyarakatnya.

Dari data riset Kementerian Kesehatan diketahui hanya 20 persen dari total masyarakat Indonesia peduli terhadap kebersihan dan kesehatan. Ini berarti, dari 262 juta jiwa di Indonesia, hanya sekitar 52 juta orang yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar dan dampaknya terhadap kesehatan.

Melihat masyarakat yang mulai beraktivitas di new normal. Secara kasat mata saya masih melihat kesadaran masyarakat akan bahaya covid-19 masih rendah. Masyarakat mulai tidak peduli dan masa bodoh dengan adanya pandemik covid-19. Hal ini tampak dari aktivitas yang dilakukan masyarakat semakin longgar dalam mematuhi protokol kesehatan.

Aktivitas yang dilakukan di masa new normal tentu belum sepenuhnya aman. Pasalnya kita harus hidup berdampingan dengan covid-19, kita sebagai masyarakat wajib untuk melindungi diri kita dan orang lain.

Sebagai masyarakat kita adalah garda terdepan dalam menghadapi covid-19, sedangkan dokter dan ahli kesehatan lainnya merupakan garda terakhir, semakin masyarakat peduli akan bahaya covid-19, maka penanganan menjadi lebih mudah.

Kesadaran apa saja yang harus dilakukan ?

Pertama, mencuci tangan dengan benar. Mencuci tangan dengan benar merupakan cara paling sederhana namun ampuh untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Cucilah tangan kalian secara teratur. Kalian harus memastikan semua bagian tangan tercuci hingga bersih. Jika sulit menemukan air dan sabun maka kamu dapat membersihkan tangan dengan menggunakan hand sanitizer. Sebaiknya kamu menggunakan produk hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% agar lebih efektif untuk membasmi kuman.

Kedua, menggunakan masker. Penggunaan masker lebih disarankan bagi orang yang sedang sakit untuk mencegah penyebaran virus dan kuman, dari pada orang yang sehat.

Ketiga, menerapkan physical distancing dan isolasi mandiri. Langkah penting selanjutnya untuk memutus rantai penyebaran virus Corona dengan pembatasan fisik. Langkah ini dilakukan dengan cara tetap dirumah jika tidak dalam keadaan mendesak, menjaga jarak minimal 1 meter dan selalu menggunakan masker saat kalian beraktivitas di tempat umum. Jika kalian memiliki salah satu gejala Covid-19 atau memiliki riwayat perjalanan dalam 14 hari terakhir dianjurkan bagi kalian agar melakukan isolasi mandiri. Isolasi mandiri juga dianjurkan agar dilakukan oleh orang yang berisiko tinggi terinfeksi virus Corona.

Keempat, membersihkan rumah dan melakukan disinfektan secara rutin.Tahukah kalian jika virus Corona dapat hidup berjam-jam bahkan berhari-hari dipermukaan suatu benda. Oleh sebab itu kalian harus rutin membersihkan rumah serta melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh pada perabotan rumah.

Kelima, yang perlu kamu lakukan adalah menjaga daya tahan tubuh. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kamu harus mengkonsumsi makanan yang sehat. Bila perlu, kamu bisa menambah suplemen sesuai anjuran dokter. Selain itu kamu juga harus rutin berolah raga, tidur yang cukup tidak mengkonsumsi alkohol dan tidak merokok.

Allah SWT berfirman dalam QS al-Baqarah : 168. “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi tayib (baik) dari apa yang terdapat di bumi,dan janganlah kamu mengikuti langkah-lanngkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itiu adalah musuh yang nyata bagimu”

Allah sudah mengatakan dalam Al-qur’an untuk memakan makanan yang baik. Kekuatan fisik manusia berawal dari pola hidup dan pola makan yang sehat. Fisik dan psikis manusia juga harus diperhatikan. Terkadang kesibukan dapat mengabaikan kedua hal tersebut sehingga membuat kelelahan fisik maupun psikis. Saat kondisi ini terjadi rentan masuknya berbagai penyakit.

Marilah kita mengurangi penyebaran virus Corona ini melalui diri kita sendiri. Ketika kita menjaga daya tahan tubuh kita maka virus tidak mudah menyerang tubuh manusia. Hal ini berdampak pada siklus penyebaran virus. Semakin masyarakat sadar akan kesehatan dirinya dengan menjaga daya tahan tubuhnya, secara tidak langsung dia sudah berkontribusi untuk menurunkan angka dari penularan virus corona dimulai dari dirinya sendiri. Perubahan yang kecil sangat berdampak besar bagi kelangsungan hidup manusia. Ayo hidup sehat dari diri sendiri untuk melawan virus corona.

Editor : Fadli

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.
%d blogger menyukai ini: