3 Oktober 2022

Penulis : NURHALIMAH MUNTHE

Dimensi.id-Mengutip data UNESCO yang menunjukkan bahwa pada bulan April 1,66 miliar pelajar diliburkan dari sekolah dan universitas karena Langkah-langkah untuk menekan penyebaran Covid-19. Angka tersebebut merupakan sekitar 90% dari seluruh populasi siswa didunia. “Untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia, satu generasi anak-anak diseluruh dunia terganggu pendidikannya,” kata Lembaga itu dalam sebuah laporan baru bertajuk Save Our Education, seperti dikutip kantor berita AFP.

Dengan banyaknya anak yang dituntut untuk bekerja atau anak perempuan yang dipaksa menikah dini demi menghidupi keluarga mereka, antara 7 juta hingga 9,7 juta anak terancam putus sekolah secara permanen.

Miris sekali dunia Pendidikan anak hari ini , sebagaimana seharusnya anak itu layak mendapatkan Pendidikan dan belajar,  Namun ternyata mereka harus putus sekolah secara permanen. Kemudian juga yang lambat dalam menyelesaikan permasalah Pendidikan anak.  Mau sampai kapan Pendidikan anak-anak akan terus begini?

Di dalam system kapitalis-demokrasi tidak jarang kita jumpai kasus Pendidikan anak sekolah dan mahasiswa yang dimana mereka harus berhenti dan tidak melanjutkan Pendidikan hanya karena factor himpitan ekonomi.

Bagamana itu bisa terjadi sekarang ini ?

Hal ini pasti dikarenakan adanya kesalahan pemerintah hari ini, sebagaimana adanya system aturan yang menerapkan  Pendidikan tidak pernah berpihak kepada rakyat miskin sehingga menimbulkan kesulitan bagi rakyat nya untuk bisa sekolah. kemudian akibat dari system inilah bnyak menimbulkakan banyak nya pengangguran dan menjadi kesulitan ekonomi, dikarenak Pendidikan kan masih rendah. Dengan ilmu yang masih minim akan menimbulkan banyak akibat kepada rakyat. Kurangnya moral dan etika dan juga akhlak mereka, disebabkan tidak mendaptakn Pendidikan. Inilah buah dari system kapitalis-demokrasi akan banyak permasalahan yang akan bertambah dikarenakan adanya aturan buatan sendiri.

System ini juga melahirkan aturan dimana negara tidak bertanggung jawab dalam mengawal dan membina rakyat dan lambat dalam memberikan solusi kepada rakyat nya .

Karena itu sudah saatnya kita mencampakkan system selain islam  yang sudah terbukti kerusakan nya dan mendatangkan banyak musibah kepada kita, akibat menerapkan aturan buatan manusia sendiri. Sudah saatnya kita Kembali kepada syariat islam dimana dengan syariat islam kita mendapatkan keberkahan hidup akan diraih dan mendapatkan kemakmuran.

Dengan syariat islam, persoalan yang dihadapi rakyat akan mendapatkan solusi yang tepat, dan juga akan terpenuhi kebutuhan rakyat nya , bahkan untuk Pendidikan pun akan diberikan secara Cuma Cuma agar rakyat nya mendapatkan hak nya sepenuhnya .dan tidak akan ada lagi yang putus sekolah dikarenakan tidak ada biaya. Semua problem akan diselesaikan dengan islam.

Dari penerapan Syariah islam secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan adalah wujud ketakwaan yang hakiki kepada Allah SWT.

Editor : Fadli

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.
%d blogger menyukai ini: