5 Oktober 2022

Penulis : N. Suci M.H. (Ibu Generasi dan Member Akademi Menulis Kreatif)

New normal life adalah upaya dusta dunia Barat

Nasib buruk peradaban yang karut marut

Nampak lonceng kematian kian berbunyi hebat

Namun karakter buruk abaikan duka terus meningkat

Nominal ekonomi tetap jadi pilihan teramat keramat

Gagal perangi Covid hingga resesi kronis

Gimik perangai tetap kuat dan manis

Gegabah putus perkara derita dunia kian meringis

Gerakan berdamai dengan Covid cermin karakter oportunis

Gambaran kapitalis berwajah imperialis

Celaka pengekor jadi target penting penjajahan

Cepat tanggap adopsi konsep dengan harapan

Cacat kesiapan tak terevaluasi dan jadi pertimbangan

Cetus wacana damai dengan pandemi saat kecamuk peperangan

PSBB tak dicabut hanya pelonggaran

Protokol disiapkan agar ekonomi berjalan

Para pemikir miris saksikan aksi yang plin plan

Pejuang kesehatan garda terdepan angkat tangan dengan kebijakan

Kapitalisme peradaban akan materi semata

Kekuatan ekonomi fokus hidup, mati dan nyawa

Kesejahteraan insan hanya neraca timbang kapital saja

Kecamuk Covid pertaruhan massa yang sangat biasa

Kemiskinan iman sungguh bencana yang nyata

Pelayan korporasi berdalih aksi untuk rakyat

Pelaksana tugas kapitalis tak berhati dengan rakyat

PSBB saja buat rakyat terjepit kian melarat

Perubahan nanti tak tentu akan meningkat

Pengangguran dan kemiskinan tetap tak mau mangkat

Duh apa kurang gelar para pengurus insan

Dari konsep teori hingga aksi tak cermin hasil berkesan

Dunia kian hampa dipijak dengan kemampuan

Derita rakyat kian terasa menimpa pernafasan

Pengabaian kebenaran sains bumerang peradaban kapital

Perawatan dan vaksin bukanlah jaminan hidup normal

Penyelesaian yang jauh dari pertimbangan akal

Penyebab tak terakar solusi pun tak ayal bebal

Peradaban Islam satu-satunya yang patut memimpin dunia

Peradaban berkarakter mulia

Pemberi rasa tenteram dan tenang bagi kehidupan insan dunia

Penyejahtera bagi seluruh alam raya

Berdasar akidah Islam sesuai fitrah insani

Berjalan sesuai perintah dan larangan Illahi

Bahagia berupa ridha Allah yang tinggi

Berwujud taqwa, kontrol masyarakat dan aturan negara yang mengayomi

Besar posisi manusia mulia di tengah pesatnya kemajuan sains

Buah manis keharmonisan peradaban Islam dengan kebenaran sains

Berkaca pandemi adalah ujian yang pasti akan terlewati dengan mulus

Benar terbukti puluhan abad silam pandemi terlalui dengan fantastis

Berfasilitas kesehatan terbaik pada massanya sangat realistis

Bersiap optimal dengan tenaga medis handal dan dukungan politis

Bukti nyata peradaban gemilang terukir abadi bertinta emas

Penutupan wilayah terdampak sempurna sebagai solusi

Penguasa menanggung beban massal insani

Para insan yang sehat terjaga interaksi sosial dengan pasti

Peningkatan ekonomi terus terevaluasi karena negara punya pemasukan sendiri

Pendistribusian kekayaan  tak kan jadi ilusi

Pertumbuhan ekonomi adalah kuasa negara yang mengurusi kepemilikan umum sebagai amanah hakiki

Pengurangan saat pandemi tak langsung  dibebankan pada insan negeri

Penguasa tahu diri mengurangi yang tak patut didapat diri

Pertanggungjawaban pada Illahi selalu jadi fokus pribadi

Pasti solusi Illahi akan selalu menghampiri dari langit dan bumi

Pencipta selalu cinta dengan negeri insan beriman pada Syar’i

Khilafah dengan syari’ah membumi adalah solusi praktis urusan insani

Kekuatan aqidah, fiqroh dan thoriqohnya adalah nyata solusi

Kelanggengannya terjaga dengan Wahyu, Sunnah dan institusi

Kepastian hidup normal meski pandemi terjadi adalah pilihan cerdas yang pasti terbukti

Ketangguhannya menangani perkara patut diratifikasi untuk solusi pandemi negeri ini

Editor : Fadli

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.
%d blogger menyukai ini: