3 Oktober 2022

Dimensi.id-Alhamdulillah, Allah masih memberi kesempatan bagi kita untuk bertemu bulan ramadhan yaitu bulan yang Allah berkahi dan bulan penuh rahmat yang berlimpah pahala. Tidak lupa juga ramadhan adalah bulan yang penuh ampunan. Maka kesempatan emas di bulan ramadhan ini untuk kita bertaubat atas segala dosa-dosa kita kepada Allah yang sudah menggunung tinggi.

Bahwa ramadhan merupakan bulan yang mengandung peluang emas untuk bertaubat kepada Allah ta’aala. Barangsiapa yang bersungguh-sungguh dalam berpuasa di bulan ini, maka Allah ta’aala akan mengampuni segenap dosanya sehingga ia diumpamakan bagai berada di saat hari ia dilahirkan ibunya, Masya Allah. Dan Allah pun mengingatkan kita untuk bertaubat dalam ayat-Nya :

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa”.

(TQS. Ali Imran:133).

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan didasari iman dan semata-mata karena mengharap ridha Allah, maka dosa-dosanya yang telah berlalu”. (Muttafaq’alaih).

Bulan ramadhan juga bukan hanya bulan taat kepada aturan Allah, karena taat kepada Allah tidak hanya harus dilakukan di bulan ramadhan saja, taat kepada Allah harus dilakukan di bulan-bulan lain juga selama kita masih  bernafas. Jangan hanya taat kepada Allah -yakni melaksanakan shalat lima waktu, menutup aurat dan sebagainya di bulan ramadhan saja- melainkan taatlah kepada Allah di setiap saat, setiap bulan selama jantung kita masih berdetak.

Ramadhan kali ini berbeda dengan ramadhan di tahun-tahun sebelumnya, ramadhan kali ini kita sedang diuji oleh Allah dengan adanya pandemi wabah penyakit covid-19. Dengan ramadhan di tengah wabah ini kita pun menjadi terbatas dalam beribadah kepada Allah, karena guna menekan wabah ini kita dilarang untuk berkerumun -salah satunya di masjid. Namun ini ujian, Allah pasti akan mengakhiri wabah ini dengan segera, maka dari itu agar wabah ini segera usai kita harus membuat Allah mencintai kita yaitu dengan cara kita harus mencintai Allah.

Mencintai Allah dengan mengambil kesempatan di bulan mulia ini meraih gelar takwa dan menghapus dosa-dosa dengan taubat. Dengan taubat dan taat kepada aturan Allah akan menghantarkan kita pada obat dan berakhirnya wabah penyakit covid-19  ini atas izin Allah tentunya. Dan jangan lupa dengan adanya wabah corona ini, kita harus tetap semangat untuk beribadah di bulan ramadhan dengan beribadah dari rumah.

Agar Allah mencintai kita, maka kita harus mencintai Allah. Mencintai Allah dengan taat kepada syari’at-Nya secara keseluruhan (Kaffah). Taat kepada syari’at Allah secara kaffah, hanya akan terwujud di bawah sistem pemerintahan yang Islami -yaitu khilafah islamiyah-, karena aturan Allah juga harus diterapkan dalam lingkup dunia -termasuk negara di dalamnya-.

Aturan Allah harus diterapkan dalam lingkungan dunia adalah termasuk syari’at-Nya. Hanya dalam naungan khilafah kita akan diberi kemudahan untuk taat kepada Allah secara menyeluruh, karena lingkungan mendukung kita untuk taat dan penguasa pun mendukung kita untuk taat kepada Allah secara kaffah.

Maka dari itu mari kita sama-sama perjuangkan sistem khilafah itu agar kita bisa taat kepada Allah secara menyeluruh! Allahu Akbar!!.

 Wallahua’lam Bishawab [].

Penulis : Nur Azizah Achmad

Editor : Fadli

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.
%d blogger menyukai ini: