3 Oktober 2022

Dimensi.id-Ramadhan yang berbeda, berbeda dari tahun – tahun sebelum nya. Ramadhan 1441 H menyimpan sejuta kisah bahkan lebih, yang berefek pada semua aspek. Diimana ramadhan tahun ini kaum muslim di uji dengan adanya wabah yang sangat cepat penularannya. Yaitu Virus Corona. Di lansir dalam Website deherba.com bahwa Virus corona (coronavirus, disingkat CoV) adalah keluarga besar virus yang terdiri dari banyak jenis virus.

Berbagai jenis virus corona itu dapat menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari batuk pilek biasa hingga yang lebih berbahaya seperti sindrom pernapasan akut parah (SARS) dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS). Mekanisme penyebarannya sangat cepat, bisa melalui udara, bersin dan batuk. Kontak fisik langsung, misalnya melalui sentuhan atau berjabat tangan. Menyentuh benda atau permukaan yang telah terkontaminasi virus, lalu menyentuh mulut, hidung, atau mata tanpa mencuci tangan.

Di lansir juga dalam kompas.com bahwa salah satu cara untuk mencegah terinfeksi virus corona adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem imun. Hampir di beberapa artikel di katakan bahwa untuk mencegah yang nama nya virus corona ini dengan membangun daya tahan tubuh atau imun seperti hal nya di lansir oleh media online liputan6.com. Berbagai tips untk mencegah penularannya pun bertebaran di media online, seperti di beritakan dalam liputan6.com berikut “ Victoria – Brokoli kini mulai langka di Australia, setelah tisu toilet dan cairan pembersih tangan.

Mengapa?Mengutip ABC Australia, Kamis (26/3/2020), hal itu terjadi setelah ada anggapan bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Benarkah demikian?Sayuran hijau, suplemen, olahraga dan minum jus, kini banyak disebut-sebut sebagai penguat sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari infeksi Virus Corona baru atau COVID-19.

Tapi menurut Professor Marc Pellegrini, pakar penyakit menular di Australia, vaksin merupakan satu-satunya yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah infeksi.”Vaksin meningkatkan kapasitas sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi, karena kita sengaja memaparkannya pada patogen yang kemudian akan dikenali,” kata Prof Pellegrini dari Walter and Eliza Hall Institute kepada ABC.Sampai sekarang belum ada vaksin yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah Corona COVID-19. Namun ia menjelaskan, orang dapat menjaga sistem kekebalan tubuhnya agar pada saat dibutuhkan mampu melawan infeksi.Caranya? pola makan seimbang, olahraga teratur, dan tidur yang cukup”.

Dalam islam usaha atau ikhtiar untuk terhindar dari wabah adalah bagian dari ibadah. Maka sudah selayak nya kita bahu membahu melawan wabah ini dengan maksimal. Semangat, mari berjuang melawan wabah dengan menjalankan segala protap nya. Mungkin ini yang di maksud bulan ramadhan bulan perjuangan bagi kaum muslim saat ini. Dimana Sejarah mencatat bulan Ramadhan di masa Rasulullah SAW ada dua  momen perjuangan yang sangat populer yaitu momen perang badar dan fathul mekkah, sebagaimana umat islam ketahui bahwa perang badar tercatat dalam sejarah terjadi pada tanggal 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah terjadi setelah Rasulullah hijrah ke Madinah. Tercatat dalam sejarah ada 313 pejuang dengan persenjataan lengkap pada era nya.

Momen kedua yaitu fathul Makkah atau penaklukan kota mekkah tercatat dalam sejarah terjadi pada tanggal 20 Ramadhan tahun 8 Hijriyah dengan 10.000 pejuang yang ikut berjihad dalam kondisi berpuasa. Dua momen ini setidaknya jadi modal kita untuk kuat tetap menjalankan ibadah dengan maksimal sebagai gambaran bahwa berjuang di bulan ramadhan bukan seuatu yang menyeramkan. Selain itu bulan ramadhan sebagaimana umat islam ketahui bahwa di bulan ramadhan ini di bagi ke dalam tiga fase, sebagaimana hadis berikut “Bulan Ramadhan, awalnya rahmah, tengah-tengahnya maghfirah & akhirnya adl pembebasan dari neraka.” ( HR.Al-‘Uqaili )

Semua ini adalah momentum titik tolak taubat kolektif atas kemaksiatan mengabaikan hukum Allah SWT selama 11 bulan yang lalu. Sudah selayak nya kaum muslim melaksanakan taubat secara kolektif di ramadhan yang di warnai wabah ini. Wabah yang hadir efek dari pengurusan yang kurang tepat dari penguasa untuk menjadi junnah atau pelindung rakyat nya. Efek dari aturan yang lahir dari aturan manusia maka sudah selayakk nya sebagai muslim mengembalikan semua permasalahan apapun pada yang menciptakan bumi ini. Wallahua’lam

Penulis : Elis Trusina, ST | Member Akademi Menulis Kreatif

Editor : Fadli

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.
%d blogger menyukai ini: