30 September 2022

Marhaban ya Ramadhan..


Bulan Ramadhan menjadi salah satu bulan yang paling ditunggu-tunggu seluruh umat muslim di dunia, sebab Ramadhan sangat berbeda dari bulan biasanya. Seluruh umat Islam pasti gembira dengan kehadiran bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan ampunan. Meskipun ditahun ini ada yang sangat berbeda dari bulan Ramadhan biasanya, Saat ini umat Islam menyambut dan melaksanakan Puasa Ramadhan ditengah merebaknya wabah Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

Namun, hal ini tentu tidak akan menyurutkan semangat kaum muslimin untuk meraih ampunan Allah SWT., dibulan penuh ampunan ini. Sebagai kaum Muslimin yang beriman kepada Allah SWT., maka sudah selayaknya kita menjadikan momentum Ramadhan ini sebagai bulan untuk bertobat kepada Allah SWT., atas segala kemaksiatan yang kita perbuat dan atas kelalaian kita sebagai seorang hamba yang mengabaikan hukum-hukum Allah SWT.

Tentunya bulan Ramadhan tahun ini menjadi kesempatan emas bagi kita agar senantiasa memperbaiki diri menjadi insan yang taat dan tunduk kepada syariat Islam. Menjadikan Islam sebagai aturan hidup kita dan tidak akan melalaikan hukum hukum Allah SWT., sang pencipta dan sang pengatur.

Sebagai seorang hamba yang lemah, terbatas dan serba kurang menjadikan kita sadar bahwa wabah Covid 19 yang hari ini terjadi merupakan bentuk ujian, teguran ataupun azab dari Allah SWT., disebabkan kita yang tak mau tunduk menerapkan syariat Allah SWT.


Begitu juga wabah ini menyadarkan kita bahwa jelas betapa lemahnya kita sebagai manusia
dalam mengatur urusan kehidupan. Bahkan dengan kecanggihan teknologi, kelengkapan alat
medis dan juga kemajuan sebuah Negara juga tidak bisa meredam penyebaran virus Covid-19
ini.


Maka sudah seharusnya kita sebagai seorang hamba senantiasa melakukan tobat kepada
Allah SWT., terlebih dibulan penuh berkah dan ampunan ini. Sebagaimana Allah berfirman yang
artinya, “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang
luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang orang yang bertaqwa.” (TQ.S Ali
Imran:133). Maka dari itu mari kita sama sama bertaubat kepada Allah SWT., agar wabah segera
diangkat dan hukum Allah bisa diterapkan dalam setiap jengkal Kehidupan dalam naungan
Khilafah. Aamiin..

Penulis : Kiki Fatmala (Aktivis Muslimah UINSU)

Editor : azkabaik

.

Apa pendapatmu?

This site uses User Verification plugin to reduce spam. See how your comment data is processed.
%d blogger menyukai ini: